HOLISTIK BERBASIS KARAKTER

A.1. LATAR BELAKANG

Karakter yang berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukkan karakter seseorang. Banyak pakar mengatakan bahwa kegagalan penanaman karakter pada seseorang sejak usia dini, akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. Selain itu, menanamkan moral kepada anak adalah usaha yang strategis. Ada sebuah pepatah yang dikemukakan oleh Thomas Lickona: “Walaupun jumlah anak-anak hanya 25% dari total jumlah penduduk, tetapi menentukan 100% masa depan”.

Namun masalah serius yang tengah dihadapi oleh Bangsa Indonesia adalah sistem pendidikan dini yang ada sekarang ini terlalu berorientasi pada pengembangan otak kiri (kognitif) dan kurang memperhatikan pengembangan otak kanan (afektif, empati, dan rasa). Proses belajar juga berlangsung secara pasif dan kaku sehingga menjadi tidak menyenangkan bagi anak. Mata pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan karakter pun (seperti budi pekerti dan agama) ternyata pada prakteknya lebih menekankan pada aspek otak kiri (hafalan, atau hanya sekedar “tahu” ). Semuanya ini telah “membunuh” karakter anak sehingga menjadi tidak kreatif. Padahal, pembentukan karakter harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek “ knowledge , feeling , loving , dan acting” . Pembentukan karakter dapat diibaratkan sebagai pembentukan seseorang menjadi body builder (binaragawan) yang memerlukan “latihan otot-otot akhlak” secara terus-menerus agar menjadi kokoh dan kuat. Selain itu keberhasilan pendidikan karakter Ini juga harus ditunjang dengan usaha memberikan lingkungan pendidikan dan sosialisasi yang baik dan menyenangkan bagi anak.

Dari keterangan di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak (kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual). Sekolah dengan model pendidikan seperti ini berorientasi pada pembentukan anak sebagai manusia yang utuh. Kualitas anak didik menjadi unggul tidak hanya dalam aspek kognitif, namun juga dalam karakternya. Anak yang unggul dalam karakter akan mampu menghadapi segala persoalan dan tantangan dalam hidupnya. Ia juga akan menjadi seseorang yang lifelong learner.

A.1. TUJUAN

Tujuan dari pendidikan yang diselenggarakan oleh TK Karakter adalah membentuk anak dengan karakteristik sebagai berikut:
1. Berkarakter Baik : mencakup 9 Pilar Karakter
2. Membantu anak mengembangkan kecerdasan yang optimal dalam aspek kognitif, emosional dan spiritual ( multiple intelligence )
3. Membantu anak mencapai keseimbangan fungsionalisasi otak kiri dan otak kanan yang dibingkai dengan nilai-nilai ruhiyah.
4. Menguasai Life Skill (kecakapan hidup) : problem solver, komunikator yang efektif, mudah beradaptasi, mampu menghadapi tantangan, berani mengambil resiko

B. KONSEP PENDIDIKAN TK KARAKTER
Beberapa hasil penelitian telah membuktikan bahwa metode pendidikan pada usia dini akan menentukan keberhasilan seseorang di kemudian hari.
• Banyak praktek-praktek pendidikan yang salah yang dilakukan pada anak usia dini (usia TK dan SD), sehingga pendidikan gagal menghasilkan siswa yang dapat berpikir kritis dan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan (Sue Bredekamp et. al,1992),.
• Hasil studi Howard (1980) menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan sistem pendidikan yang salah, skor kreativitasnya akan menurun sebanyak 90% antara usia 5 sampai 7 tahun. Apabila sistem pendidikan tidak mendukung berkembangnya kreativitas, maka penurunan ini akan berlanjut, sehingga pada usia 40 kreativitas mereka hanya tinggal 2% saja
• Pada saat ini banyak terjadi kasus “anak karbitan” dimana anak menjadi korban dari ambisi orang dewasa disekitarnya. Banyak orang tua yang salah kaprah dengan pengertian pendidikan usia dini. Pendidikan diartikan dengan anak harus belajar baca, tulis, hitung dengan cara yang serius dan kaku. Sehingga banyak anak yang harus menjalani proses-proses belajar yang tidak sesuai dengan tahap perkembangannya
• Banyak orang tua yang bangga bila anaknya masuk ke kelas atau level tertentu dengan umur yang lebih muda dari seharusnya. Padahal anak ibarat bibit yang jika ia bagus semenjak awal maka akan tumbuh dengan subur dan sempurna pada tahap-tahap berikutnya

B.1. METODE PENDIDIKAN
• Kami menerapkan metode yang dapat mendukung optimalisasai seluruh aspek perkembangan anak : student active learning (anak adalah pelaku yang aktif dalam membangun pemahamannya), inquiry based learning (proses belajar berpijak dari rasa ingin tahu anak), contextual learning ( ilmu dan penerapannya relevan dengan lingkungan dan kekinian) dan tentunya brain based learning (cocok dengan cara kerja otak anak).
• Developmenatally Appropriate Practices (DAP), seluruh metode dan kegiatan anak disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.
• Pendidikan karakter yang dirangkum dalam 9 Pilar Karakter yang diberikan secara eksplisit, sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek knowing the good, loving the good, and acting the good . Adapun 9 Pilar Karakter tersebut adalah :
1. Cinta Tuhan dan segenap ciptaanNya ( love Allah, trust, reverence, loyalty ).
2. Tanggung jawab, Kedisiplinan dan Kemandirian ( responsibility, excellence, self reliance,
discipline, orderliness )
3. Kejujuran/Amanah dan Arif ( trustworthines, honesty, and tactful )
4. Hormat dan Santun ( respect, courtesy, obedience )
5. Dermawan, Suka menolong dan Gotongroyong/Kerjasama ( love, compassion, caring,
empathy, generousity, moderation, cooperation )
6. Percaya Diri, Kreatif dan Pekerja keras ( confidence, assertiveness, creativity,
resourcefulness, courage, determination, enthusiasm )
7. Kepemimpinan dan Keadilan ( justice, fairness, mercy, leadership )
8. Baik dan Rendah Hati ( kindness, friendliness, humility, modesty )
9. Toleransi, Kedamaian dan Kesatuan ( tolerance, flexibility, peacefulness, unity )
Ditambah Kerapian, Kesehatan, Keamanan dan Kebersihan.
• Metode pengajaran yang memperhatikan keunikan masing-masing anak, yaitu menerapkan kurikulum yang melibatkan juga aspek kecerdasan majemuk manusia ( multiple intelligences)
• Lingkungan belajar yang hangat dan kondusif untuk belajar bagi anak

B.2. KURIKULUM TK KARAKTER

TK Karakter mengacu kepada Kurikulum Nasional 2004 dengan pendekatan “Pembelajaran Holistik Berbasis Karakter ” ( Character-based Integrated Curriculum) , yaitu pembelajaran terpadu yang “menyentuh” semua aspek kebutuhan anak. Sebuah kurikulum yang terkait, tidak terkotak-kotak dan dapat merefleksikan dimensi, keterampilan, dengan menampilkan tema-tema yang menarik dan kontekstual.

Dalam mencapai kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai anak pada usianya, proses pembelajaran dirancang dalam tema-tema yang menarik dan kontekstual bagi anak. Proses pembelajaran juga menjadi semakin bermakna dan menyenangkan bagi anak dengan adanya sentra-sentra yang dapat membantu anak mengoptimalkan potensinya.

Setiap sentra mempunyai satu kegiatan khusus dan fokus bidang pengembangan tertentu, yang didampingi oleh satu orang guru. Setiap hari murid belajar di sentra-sentra dengan kelompok/kelasnya masing-masing. Murid dikelompokkan berdasarkan usia atau tingkat perkembangannya. Perputaran kelompok diatur sedemikian rupa sehingga setiap murid mendapat kesempatan untuk mengikuti beberapa kegiatan sentra.

Khusus untuk sentra Kebun, Ternak dan Ikan selain mengikuti jadwal juga akan dibuka sesuai dengan kebutuhan karena tanaman, ternak atau ikan harus dipelihara dan dirawat secara rutin. Kegiatan di sentra ini akan dibantu sepenuhnya oleh guru. Sentra-sentra kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

1. Imajinasi :
Mengembangkan kemampuan anak dalam berimajinasi, bersosialisasi, dan berkomunikasi. Bermain peran juga dapat membentuk karakter anak, serta melatih anak untuk mengarang cerita sendiri.

2. Rancang Bangun :
Melatih anak bekerja dengan balok untuk mengembangkan kecerdasan ruang, kreatifitas, imajinasi, konsep dasar matematika dan sains melalui eksperimen, eksplorasi, dan kerja kelompok

3. Seni & Kreasi :
Mengembangkan motorik halus, keterampilan, kreatifitas, inisiatif, motivasi dan estetika (keindahan)

4. Eksplorasi :
Mempertajam panca indra, rasa ingin tahu, serta melatih keberanian berekspresi, bereksperimen dan eksplorasi dengan menggunakan berbagai warna, tekstur, air, dan bahan alam lainnya. Selain itu juga mengantar anak untuk memahami konsep-konsep dasar sains.

5. Persiapan :
Mengenalkan konsep berhitung, persiapan membaca dan menulis. Termasuk melatih konsentrasi dan berpikir logis.

6. Komputer :
Mengenal komputer dan kegunaannya bagi kehidupan sehari-hari. Melatih anak untuk berkreatifitas menggunakan komputer (melatih daya ingat, mengenal warna, bentuk, ukuran, mengenal hewan, tumbuh-tumbuhan, mewarnai dan lain-lain) dan koordinasi mata dan tangan

7. Kebun, Ternak dan Ikan :
Mengenalkan beberapa tanaman, binatang ternak dan ikan, tempat hidup, makanan dan cara pemeliharaannya, yang ditujukan untuk menanamkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan cinta alam.

8. Sentra Ibadah
Mengenalkan anak pada kegiatan ibadah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anak seperti mencintai Tuhan dan ciptaan-Nya, serta kegiatan ibadah lainnya.

C. TENAGA PENGAJAR DAN STAF
Tenaga pengajar dan staf adalah para sarjana yang mempunyai dedikasi dan komitmen yang baik dalam hal pendidikan dan telah dilatih oleh standar IHF. Para guru telah mengikuti berbagai pelatihan yang berhubungan dengan pendidikan baik itu yang diselenggarakan sendiri oleh IHF mau pun oleh pihak luar. Pelatihan-pelatihan yang diikuti meliputi pendidikan anak pra sekolah, kecerdasan emosi, komunikasi efektif, student active learning , Development Appropriate Practices (DAP), Whole Language, Life Skill dan hal-hal lain yang berkaitan dengan isu terkini seputar pendidikan anak.

Guru-guru dilatih untuk melihat setiap perkembangan anak. Ini bertujuan agar guru dapat memberikan dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal.

D. KELAS-KELAS
Program-program TK Karakter diperuntukkan bagi anak dari berbagai kelompok usia, mulai dari 2 sampai 6 tahun, dengan perincian dan Jadwal :
• Play Group Besar (3-4 tahun) : Senin, Rabu dan Jum’at
• Kelompok A (4-5 tahun) : Senin sampai Jum’at
• Kelompok B (5-6 tahun) : Senin sampai Jum’at

E. WAKTU BELAJAR
1 Kegiatan belajar dimulai dari :
• Play Group Kecil : 08.15 – 10.30 WIB
• Play Group Besar, TK A dan TK B : 07.45 – 11.00 WIB
2. Ekstrakurikuler dilakukan pada jam sekolah sesuai jadwal Pelajaran sekolah.
3. Bagi murid yang terlambat berarti konsekuensinya adalah kehilangan kesempatan mengikuti kegiatan yang dapat membantu kesiapan emosinya untuk belajar. Apabila murid terlambat sudah lebih dari 3 kali dalam waktu yang berdekatan maka orang tua akan dipanggil ke sekolah untuk membicarakan solusinya.

Jadwal Kegiatan Sentra untuk Play Grup Besar, TK A dan TK B
WAKTU KEGIATAN DURASI
07.45 – 08.00 Berbaris/senam 30′
08.00 – 08.15 Sentra Bebas 15′
08.15 – 08.45 Jurnal dan Morning Circle 30′
08.45 – 09.00 Pilar Karakter 15′
09.00 – 09.30 Makan 30′
09.30 – 10.00 Masuk Sentra I 30′
10.00 – 10.20 Bermain bebas 30′
10.20– 10.50 Masuk Sentra II 30
10.50 – 11.00 Evaluasi dan Penutup 10′

Jadwal Kegiatan Sentra untuk Play Grup Kecil
WAKTU KEGIATAN DURASI
08.15 – 9.30 Bermain di kegiatan pilihan 60′
09.30 – 09.50 Morning Circle 20′
09.50 – 10.10 Kegiatan Sentra 20′
10.10 – 10.30 Makan dan Persiapan pulang 20′
Setiap sentra terdiri dari 8-10 orang murid, yang didampingi oleh satu orang guru

Ekstrakurikuler *
Komputer, melukis, Menari, Angklung* (disesuaikan dengan kebutuhan murid)

Tenaga Pengajar
Lulusan dari berbagai fakultas yang telah mendapatkan training quantum learning , kecerdasan emosi, komunikasi efektif, student active learning dan berbagai training yang berkaitan dengan pendidikan usia dini

2 Comments Post a Comment

Leave a Reply




 

September 2010
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

RSS blog omagus

  • Aplikasi Toko Online
    Ini adalah sebuah pengalaman, di mana saya yang awalnya tidak tahu di paksa harus tahu. Berawal dari seorang kenalan yang ingin membuat display berupa web untuk tokonya. Berakhir dengan di buatnya sebuah toko online. Karena kenal akrab, Saya beberkan saja pengetahuan saya seputar web. Bahwa sesungguhnya membuat blog atau website itu mudah. Apa lagi membuat [ […]
  • menghapus kernel dengan ubuntu tweak
    Bagi pemakai linux ubuntu, tiap kali melakukan upgrade. Biasanya pasti akan terupgrade secara otomatis kernelnya. Dan biasanya kernel yang lama menumpuk di bawahnya. Hal ini bisa kita lihat saat petama kali booting bagi yang memakai multyboot seperti saya. Terkadang memang menjadikan kurang nyaman di lihat, dilain sisi berguna juga jika kita dapati update ke […]
  • isi ulang IM2 dari handset
    Biasanya bagi para pemakai paketan internet dari indosat m2 harus lewat pc atau laptop bila harus isi ulang. Pagi tadi saya dapet email dari indosat bahwa para pelanggan indosat m2 sekarang bisa juga melakukan topup atau isi ulang dari handset atau handphone anda. berikut langkah-langkah pengisian pulsa im2 melalui handset atau handphone anda. Buka http://m. […]
  • Seminar “Muslim Teknopreneur Fair 2010″
    Assalamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh, Lama nggak update blog, untuk mengisi kekosongan ini saya akan memberikan informasi tentang acara hebat bagi anda para muslim enterpreneur. Terutama yang mempunyai dan ingin berbisnis  di bidang IT. Jangan anda lewatkan Seminar “Muslim Teknopreneur Fair 2010?. Karena Seminar ini akan di isi oleh praktisi-praktisi […]
  • memindahkan Hostingan WordPress
    Bagi anda yang mempunyai hostingan sendiri dengan memakai CMS open source WordPress. Maka memerlukan Hostingan berbayar tersendiri. Di indonesia sendiri sekarang ini sudah banyak sekali tempat hosting yang lain hosting lain pula penawaran dan layanannya. Hal inilah yang menyebabkan beberapa pemilik website terkadang memindahkan Hostingannya. Atau mungkin kar […]
  • memperkuat sinyal modem
    Setelah akad dengan m2 beberapa waktu yang lalu, Koneksi dengan netbook yang biasanya seringan di depan rumah tidak pernah mengalami masalah. Masalah koneksi sering  terputus ketika modem di kawinkan dengan pc yang berada di dalam rumah yang letaknya kebetulan agak berada di posisi melorot ke bawah. Posisi rumah inilah yang menyebabkan koneksi dengan modem m […]
  • Are You a Nice Blogger..?
    Jawabannya adalah yeah i’m not really sure that i’m a nice blogger… . Tapi dari pengakuan kalau saya bukanlah nice blogger di tepis oleh mas iqbal yang saya yakin beliau adalan The Real Nice Blogger. Karena bulan april ini beliau memberikan sebuah kehormatan kepada saya yakni sebuah awward. Saya nggak tau award ini mau di [...] […]
  • Hashtag Twitter
    Bagi warga twitter mainan hashtag mungkin bukan hal baru. Hastag biasanya di pakai untuk memisahkan suatu topik yang sedang berkembang atau mereka bicarakan. Selain itu kelebihan sebuah hastags adalah memudahkan orang untuk mencari pesan-pesan di twitter (http://search.twitter.com). Beberapa hari yang lalu saya lagi buka blog seorang seleb blog yang di pasan […]
  • Custom domain untuk posterous
    Bagi teman-teman yang suka memposting dan sharing photo, dokumen, Lagu, video dll bisa daftar di posterous. Sebenarnya nggak perlu daftar. Disinilah keunikannya. Dalam memposting gambar mp3, atau video bisa cepat kita posting dengan cara mengirim lewat email. Nah bagi beberapa teman mungkin udah punya account di posterous. dan masih pada sub domain asli dari […]
  • Instalasi joomla dengan hosting dan domain gratis
    Di dunia internet semakin banyak hal-hal yang bisa kita manfaatkan sebagai pembelajaran. dari pada pusing mikirin sinetron reality show yang mbosenin itu. Mendingan membahas gratisan-gratisan saja. Masa bodo di cap muka gratisan (lmao) . Dan untuk  belajar kita tidak perlu mengeluarkan dana yang banyak bahkan gratis. Seperti halnya instalasi joomla, bagaiman […]